top of page
Search

Kenapa Alat Elektronik di Rumah Sering Terasa Nyetrum Saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Pernah memegang dispenser air, microwave, kulkas, atau mesin cuci lalu terasa seperti ada setrum kecil di tangan? Banyak orang menganggap hal ini sepele, padahal alat elektronik yang terasa nyetrum bukan kondisi normal. Sensasi tersebut biasanya menandakan adanya kebocoran arus listrik, masalah grounding, instalasi yang kurang tepat, atau gangguan pada komponen internal alat.


Dalam instalasi listrik rumah yang baik, bodi logam pada peralatan elektronik seharusnya aman disentuh dan tidak bertegangan. Jika bodi alat terasa menyetrum, itu berarti ada arus yang “bocor” ke bagian luar alat, lalu tubuh manusia menjadi jalur pelepasan arus tersebut ke tanah. Inilah sebabnya masalah seperti ini tidak boleh diabaikan.



Penyebab Alat Elektronik Bisa Nyetrum


1. Grounding rumah tidak berfungsi dengan baik

Penyebab paling umum adalah sistem grounding atau pembumian yang buruk. Grounding berfungsi mengalirkan arus bocor ke tanah agar tidak menumpuk di bodi alat. Jika rumah tidak memiliki grounding yang baik, atau terminal grounding pada stop kontak tidak benar-benar tersambung, maka bodi alat bisa menyimpan tegangan dan terasa menyetrum saat disentuh.



2. Ada kebocoran arus dari dalam alat

Seiring waktu, bagian dalam alat elektronik bisa mengalami penurunan kualitas. Isolasi kabel dapat getas, elemen pemanas bisa lembap, atau ada sambungan longgar yang membuat arus bocor ke rangka logam. Ini sering terjadi pada peralatan seperti dispenser, water heater, microwave, kulkas, hingga mesin cuci.



3. Instalasi stop kontak atau polaritas salah

Masalah juga bisa berasal dari instalasi rumah. Sambungan kabel fasa, netral, dan grounding yang tertukar atau tidak rapi dapat menyebabkan alat tetap bertegangan pada bagian tertentu. Walaupun alat masih menyala dan terlihat normal, kondisi seperti ini meningkatkan risiko sengatan listrik.



4. Tidak ada proteksi kebocoran arus

Banyak rumah hanya mengandalkan MCB, padahal MCB terutama melindungi dari beban berlebih dan korsleting. Untuk perlindungan terhadap sengatan akibat kebocoran arus, dibutuhkan perangkat seperti ELCB, RCD, atau GPAS. Perangkat ini dapat mendeteksi kebocoran arus kecil dan memutus listrik dengan cepat sebelum membahayakan penghuni rumah.



Cara Mengatasi Alat Elektronik yang Nyetrum


Jika Anda menemukan alat rumah tangga yang terasa nyetrum, lakukan langkah berikut:


Pertama, segera hentikan pemakaian. Cabut steker alat dan jangan gunakan kembali sebelum diperiksa. Hindari menyentuhnya dengan tangan basah atau tanpa alas kaki.


Kedua, cek apakah masalah hanya terjadi pada satu alat atau banyak alat. Jika hanya satu alat yang bermasalah, kemungkinan kerusakan ada di unit tersebut. Jika beberapa alat logam di rumah sama-sama terasa nyetrum, besar kemungkinan sumber masalah ada pada instalasi listrik rumah.


Ketiga, periksa stop kontak dan jalur grounding. Gunakan stop kontak yang memang mendukung grounding, bukan colokan longgar atau adaptor yang tidak standar.


Keempat, pastikan rumah memiliki proteksi kebocoran arus. Pemasangan ELCB atau GPAS sangat membantu meningkatkan keamanan, terutama untuk area dapur, tempat cuci, kamar mandi, dan lokasi yang sering lembap.


Kelima, panggil teknisi listrik yang kompeten. Pemeriksaan ideal mencakup kontinuitas grounding, tahanan pembumian, polaritas stop kontak, kondisi panel, dan pengukuran kebocoran arus pada alat.



Pentingnya Menggunakan Material Listrik Berkualitas


Keamanan listrik rumah bukan hanya soal alat elektronik, tetapi juga soal kualitas material instalasinya. Kabel yang tidak sesuai standar, sambungan yang buruk, dan komponen listrik berkualitas rendah dapat memperbesar risiko panas berlebih, kebocoran arus, hingga sengatan listrik.


Untuk itu, gunakan kabel dan material instalasi yang tepat sejak awal. Masko Electrical menyediakan berbagai pilihan kabel rumah tangga seperti NYA, NYM, NYAF, dan NYY untuk membantu mendukung instalasi listrik yang lebih aman dan andal. Dengan instalasi yang benar dan material berkualitas, risiko alat elektronik nyetrum dapat ditekan secara signifikan.



Kesimpulan


Alat elektronik yang terasa nyetrum saat disentuh bukan sekadar gangguan kecil. Itu adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres, baik pada grounding, instalasi rumah, proteksi listrik, maupun kondisi internal alat itu sendiri. Semakin cepat diperiksa, semakin kecil risiko sengatan serius, kerusakan alat, dan potensi bahaya listrik di rumah.


Keamanan keluarga dimulai dari instalasi yang benar, perlindungan yang memadai, dan material listrik yang dapat dipercaya.




 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page